Perencanaan

Retno Soraya Juanda

35110781/ 1DB21

1. Pengertian perencanaan

Perencanaan adalah menetapkan suatu cara untuk bertindak sebelum tindakan itu sendiri dilaksanakan. Dengan kata lain bahwa dalam perencanaan maka orang diharuskan untuk berfikir lebih dahulu tentang apa yang dilakukan, bagaimana melakukan nya dan siapa yang melaksanakan serta yang bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilakukan tersebut.

Syarat perencanaan yang baik, yaitu meliputi :

  • Berdasarkan pada alternatif

Dengan adanya alternatif perencanaan, kita dapat mempertimbangkan untung ruginya (cost and benefit) dari masing – masing alternatif, maka dapat kiranya kita menentukan suatu alternatif perencanaan yang paling baik.

  • Harus realistis

Seperti halnya dengan tujuan organisasi , perencanaan harus realistis. Bila rencana itu tidak realistis, mungkin hanya akan baik diatas kertas, namun tidak dapat dilaksanakan dalam prakteknya.

  • Rencana harus ekonomis

Melihat adanya berbagai factor diatas, terutama terhadap keterbatasan organisasi, harus pula memperhatikan pertimbangan ekonomis dalam pembuatan suatu rencana.

  • Rencana harus Luwes (Fleksibel)

Rencana harus bersifat Luwes, artinya setiap waktu dapat dievaluir sesuai dengan perkembangan organisasi maupun situasi dan kondisi pada waktu tersebut. Namun ini bukan berarti bahwa suatu rencana yang telah dibuat, dapat diubah sesuka hati.

  • Dilandasi partisipasi

Ada baiknya kalau dalam membuat suatu rencana dilandasi unsur partisipasi. Sebab dengan adanya partisipasi dari segenap pihak dalam organisasi, diperoleh berbagai masukan (input) yang sangat besar manfaatnya di dalam pembuatan rencana itu sendiri.

2. Pengertian – pengertian organisasi dari beberapa ahli, diantaranya :

  • James D. money

Organisasi adalah bentuk dari perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama.

  • Dokter Kimball

Organisasi adalah sebuah aktiva atau cara kerja (mekanisme) dari manajemen.

  • Ralph Currier Davis

Oraganisasi adalah kelompok orang – orang yang bekerja menuju ke tujuan bersama dibawah pimpinan.

  • Ermeat Dalk

Organisasi adalah proses perencanaan dalam sebuah badan usaha. Sifatnya menyusun, mengembangkan, dan pemeliharaan struktur atau pola hubungan kerja.

  • John D Millet

Organisasi adalah sebuah kerangka struktur, sebagai wahana dan wadah pelaksanaan pekerjaan banyak orang untuk mencapai suatu tujuan bersama.

  • John Price Johnes

Organisasi adalah kelompok manusia bekerja yang dipersatukan dibawah sebuah pimpinan dan dengan sarana yang serasi demi tujuan bersama.

  • Dwight Waldo

Organisasi adalah struktur hubungan antar manusia berdasarkan wewenang dan kelanggengan dalam sebuah system administrasi.

  • Edgar Scgein

Organisasi adalah koordinasi yang rasional dari aktiva banyak orang dengan pembagian kerja, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab demi mencapai tujuan bersama.

  • Harley Trecker

Organisasi adalah tindakan atau prosespenghimpunan dari kelompok – kelompok yang ada hubungannya satu sama lain dalam sebuah wadah atau bagan.

  1. 3. Macam – macam bentuk organisasi, diantaranya adalah :
  • Organisasi garis

Bentuk ini diciptakan oleh Henry Fayol, organisasi garis mempunyai ciri khas sebagai berikut :

–          Jumlah karyawan relatif sedikit.

–          Organisasi relatif kecil.

–          Karyawan saling mengenal dengan akrab.

–          Belum ada spesialisasi kerja, atau kalau ada masih relatif rendah.

Kebaikannya  :

–          Perintah atau komando berjalan lancer, karena pmpinan hanya seorang.

–          Keputusan dapat diambil dengan cepat.

–          Solidaritas karyawan sangat tinggi, karena saling mengenal.

Kelemahannya :

–          Kemampuan seorang pimpinan sangat berpengaruh, sehingga kalau pimpinan tidak cakap atau tidak mampu, aka berakibat fatal bagi organisasi.

–          Timbulnya atau mendorong adanya sifat otoriter dari seorang [impinan.

–          Membatasi perkembangan individu bawahan.

  • Organisasi Fungsional

Struktur organisasi Fungsional yang pada mulanya diciptakan oleh F.W Taylor, juga mempunyai kebaikan maupun kelemahan tersendiri.

Kebaikannya :

–          Adanya spesialisasi tugas yang jelas

–          Adanya tenaga – tenaga yang ahli dalam masing – masing tugas sesuai dengan fungsi – fungsi organisasi yang ada.

–          Karyawan dengan spesialisasinya dapat didayagunakan semaksimal mungkin.

Kelemahannya :

–          Koordinasi agak sulit diterapkan, karena bawahan mempunyai beberapa atasan.

–          Prose pengambilan keputusan seringkali terlambat, karena di tentukan oleh “top management”

–          Dituntut adanya karyawan yang benar – benar terampil (seorang spesialis), yang kadang – kadang sulit mencarinya.

  • Organisasi Garis dan Staf

Kebaikannya :

–          Dapat diterapkan baik dalam organisasi yang kecil, apapun tujuan organisasi tersebut.

–          Ada pembagian tugas antara pimpinan dan bawahan (pelaksana) yang diakibatkan adanya staf.

–          Keputusan dapat diambil dengan lebih baik, karena adanya saran dari para ahli (staf)

Kelemahannya :

–          Rasa solidaritas karyawan berkurang, karena tidak saling mengenal antara bagian satu dengan bagian lainnya.

–          Perintah kadang – kadang menjadi agak kabur atau kurang jelas.

–          Pelaksanaan pekerjaan akan mengalami hambatan, apabila koordinasi pada syaf kurang baik.

  • Organisasi gabungan
  • Organisasi matriks

Kebaikannya :

–          Dapat mendayagunakan kemampuan pimpinan fungsional.

–          Meningkatkan dan mengembangkan keterampilan setiap karyawan.

–          Mendorong setiap individu dalam organisasi (baik atasan maupun bawahan) untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi organisasi.

–          Mempermudah penyelesaian pekerjaan dengan adanya kerjasama antar bagian / departemen serta dengan adanya spesialisai yang dimiliki.

Kelemahannya  :

–          Dengan adanya pimpinan ganda, sering menyebabkan kebingungan di pihak bawahan.

–          Koordinasi yang kurang baik dapat menyebabkan kekacauan dalam pelaksanaan tugas (dengan adanya dua rantai / jalur perintah)

–          Menurut adanya keterampilan yang cukup tinggi dari setiap individu dalam organisasi.

–          Membutuhkan biaya yang cukup besar dalam operasionalnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s